birth
538 articles · Page 24

6 Trik Mengejan yang Benar saat Bersalin
Mengejan dengan menutup mata, bisa meningkatkan tekanan pada mata. Hal ini terjadi karena saat mengejan, Anda membutuhkan tenaga yang sangat kuat dan koordinasi dari seluruh otot tubuh, termasuk mata. Sebaiknya, jaga mata agar tetap terbuka saat mengejan. Tekanan otot yang terlalu kuat berisiko menyebabkan pecahnya pembuluh darah di mata.

5 Hal yang Harus Disiapkan Jelang Persalinan
Persalinan selalu menjadi momen yang menegangkan bagi setiap calon ibu. Namun, ada berbagai cara yang bisa Anda lakukan agar lebih siap menghadapi momen tersebut.

Mitos dan Fakta Persalinan ke-2
Persalinan ke-2 lebih mudah dari yang pertama. Di persalinan ke-2, kontraksi yang lebih kuat terjadi lebih cepat. Inilah yang memudahkan pembukaan pada leher rahim Anda. Dinding vagina juga sudah lebih elastis, sehingga memudahkan jalan keluar bagi kepala bayi.

Lakukan Hal Ini Jika Pecah Ketuban
Saat sedang hamil, terutama pada kehamilan pertama, Anda mungkin mengalami kekhawatiran bagaimana jika ketuban Anda tiba-tiba pecah. Namun berdasarkan buku What to Expect When You’re Expecting, ternyata hanya 15 persen ibu hamil yang mengeluarkan cairan ketuban sebelum persalinan.

Tips Atasi Trauma Persalinan
Rasa sakit yang luar biasa atau adanya risiko yang dialami saat persalinan, kerap memicu terjadinya trauma persalinan. Trauma ini bahkan membuat sebagian ibu takut memiliki anak lagi. Hal ini tentu perlu ditangani dengan baik.

Jokowi jadi Kakek!
Berita bahagia datang dari Gibran Rakabumi, putra sulung Presiden RI, Joko Widodo (Jokowi). Bayi laki-laki Gibran dengan istrinya Selvi Ananda, lahir pada Kamis, 10 Maret kemarin. Dengan begitu, Jokowi pun sah menjadi kakek untuk pertama kalinya!

5 Perubahan Usia Tubuh Pasca-Persalinan
Menjadi ibu baru mungkin membuat Anda merasa berumur 100 tahun. Perubahan bentuk tubuh, perut yang lebih besar, hingga rambut yang menipis, membuat Anda merasa jauh lebih tua. Namun para ahli mengatakan, tak semua bagian tubuh menjadi lebih 'tua' pasca persalinan. Sebenarnya, berapa ya usia masing-masing bagian tubuh setelah melahirkan? Berikut penjelasannya. 1. Rambut (+1 … Continued

4 Hal yang Terjadi pada Tubuh saat Bersalin!
Saat kehamilan memasuki minggu terakhir, Anda tentu mulai memikirkan tentang persalinan. Beberapa kondisi yang terjadi selama proses persalinan mungkin akan mengejutkan Anda. Itulah sebabnya, Anda perlu menggali pengetahuan tentang apa saja yang terjadi selama proses itu berlangsung. Berikut beberapa hal yang biasanya terjadi pada tubuh Anda selama bersalin. 1. Kerusakan Saraf Mata Sebagian orang … Continued

Cara Mengurangi Risiko Infeksi Pasca Caesar
Jika Anda bersalin secara Caesar, Anda tentu akan memiliki bekas jahitan di perut. Bagaimana cara mengurangi risiko infeksi pada bekas jahitan tersebut? Berikut tips dari M&B: 1. Dalam sehari, Anda harus mandi sedikitnya 1 kali, agar bekas jahitan tetap terjaga kebersihannya. 2. Ganti perban secara teratur. Jangan lupa cuci tangan sebelum dan sesudah … Continued

4 Cara Merawat Luka Bekas Jahitan Caesar
Luka bekas jahitan Caesar harus selalu dijaga kebersihannya ya, Moms! Jika luka jahitan sudah mulai kering, dapat diberikan salep antibiotik. Meski begitu, bekas jahitan ini sering kali tetap terasa tidak nyaman. Bagaimana mengatasinya? Ini triknya: 1. Kenakan perban gel dingin atau kompres dengan kacang polong beku area bekas jahitan selama 30 menit sampai 1 … Continued

Inilah Penyebab Rambut Rontok Pasca Persalinan
Pasca-persalinan, rambut Anda mungkin saja rontok. Namun jangan khawatir, hal itu tidak akan membuat kepala Anda botak. Jumlah rata-rata rambut yang rontok adalah 100 helai per hari dan akan digantikan oleh rambut baru secara terus-menerus. Menurut What to Expect When You're Expecting, perubahan hormon selama kehamilan membuat rambut Anda tidak dapat rontok. Semua … Continued

Mengatasi Timbulnya Keloid Pasca Caesar
Bekas luka yang menjadi keloid memang kerap membuat Anda tidak nyaman. Menurut dr. Taufik Jamaan, Sp.OG, keloid merupakan suatu reaksi kulit terhadap peradangan karena trauma. Pada kulit sensitif, reaksi yang timbul bisa berupa jaringan parut. Orang dengan kulit sensitif akan mengalami proses pembentukan jaringan kulit baru secara berlebihan. Kulitnya pun tumbuh menumpuk melebihi permukaannya. … Continued
